John Doe
Sat, Aug 5, 2023 4:20 PM

Niger Military Junta Cuts Diplomatic Ties with Nigeria and Other Countries

Top NewsEarn Max 30 Coins💰 Get coins immediately after reading this article

Niger Military Junta Cuts Diplomatic Ties with Nigeria and Other Countries
The military junta in Niger has decided to sever diplomatic relations with four countries, including neighboring Nigeria, after the latter suspended its electricity exports due to the junta's failure to meet with the delegation sent by Nigerian President Bola Ahmed Tinubu. The crisis has escalated tensions between the two nations, with Nigeria being the Chair of the Economic Community of West African States (ECOWAS) and calling for military action against the Niger rebels.

Maiduguri, Nigeria (ANTARA) - The military junta in Niger has decided to sever diplomatic relations with four countries, including neighboring Nigeria, after the latter suspended its electricity exports due to the junta's failure to meet with the delegation sent by Nigerian President Bola Ahmed Tinubu. The crisis has escalated tensions between the two nations, with Nigeria being the Chair of the Economic Community of West African States (ECOWAS) and calling for military action against the Niger rebels.

The extraordinary and full powers of the Republic of Niger's ambassador to France, Nigeria, Togo, and the United States have been terminated," said Colonel Major Amadou Abdramane, a spokesperson for the Niger military junta, announced via local media television broadcast.

Duta besar Francisca Omayulim juru bicara Kementerian Luar Negeri Nigeria, tidak segera menanggapi permintaan Anadolu mengenai reaksi negara itu atas kebuntuan diplomatik yang terjadi setelah keputusan Niger.

Sehari sebelumnya pada Kamis, pemimpin kudeta Niger menolak delegasi Nigeria yang dikirim Presiden Bola Ahmed Tinubu dan dipimpin mantan kepala militer Jenderal Abubakar Abdulsami masuk ke negara itu.

Presiden Nigeria, yang menjadi ketua Masyarakat Ekonomi Negara-negara Afrika Barat (ECOWAS), telah menyerukan tindakan militer melawan pemberontak Niger dan mengembalikan posisi Presiden Mohamed Bazoum.

Namun, seorang pengacara konstitusional Onyeama Oke mendesak pemerintah Nigeria untuk menarik duta besar dan staf lainnya di kedutaan di Niamey, ibukota Niger.

Tetapi, dia menganjurkan pemerintah Nigeria untuk membiarkan rakyat Niger mengatasi masalah internal mereka.

"Rakyat Nigeria tidak bisa menangis lebih dari rakyat Niger. Sementara kami bekerja untuk memastikan bahwa demokrasi tumbuh subur di negara-negara Afrika, kami harus mengakui hak warga negara untuk memilih apa yang mereka inginkan," kata dia kepada Anadolu.

Sebelumnya Nigeria menghentikan pasokan listriknya untuk Niger pada Jumat, membuat sejumlah wilayah di negara itu berada dalam kegelapan. Niger membeli 70 persen listriknya dari Perusahaan Listrik Nigeria.

Pada 26 Juli, sekelompok tentara yang menyebut diri mereka Dewan Nasional untuk Pengamanan Negara (CNSP) mengeluarkan pernyataan di televisi negara Niger sesaat setelah menahan Bazoum, mengatakan mereka mengambil langkah akibat "menurunya situasi keamanan dan buruknya pemerintahan.

Bazoum terpilih dalam transisi kekuasaan demokratis pertama Niger setelah merdeka dari penjajahan Prancis pada 1960.

Sumber: Anadolu,"

Source of content: OOO News 2023-08-05 News

More detailed, more comprehensive, fresher news, please visit OOO NEWS.

Share content to earn coins